Biaya Asuransi: Bagaimana Cara Menghitung dan 3 Tips Memilihnya

Saat mendaftar asuransi, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Biaya asuransi menjadi salah satu hal penting yang harus Anda pertimbangkan ketika memilih asuransi. Apa tujuan biaya tersebut dan bagaimana menentukan besarannya, simak pada artikel ini.

Apa Itu Biaya Asuransi

Biaya premi atau sering disebut sebagai premi merupakan sejumlah uang yang harus dibayarkan nasabah kepada pihak asuransi. Premi asuransi juga memiliki arti sejumlah biaya yang ditanggung dan dibayarkan oleh nasabah dalam kurun waktu tertentu sesuai kesepakatan.

Arti premi menurut Undang-Undang nomor 40 tahun 2014, premi merupakan sejumlah uang yang ditetapkan perusahaan asuransi dan harus disetujui pemegang polis. Polis tersebut harus memberikan manfaat kepada para pemegang polis dan hal ini digunakan sebagai dasar.

Sistem pembayaran premi bisa per bulan, namun bisa saja berbeda tergantung kesepakatan awal. Jika merujuk pada peraturan perundang-undangan nomor 40 tahun 2014, maka premi dibayarkan berdasarkan perjanjian asuransi. 

Tujuan Premi

Beberapa tujuan dari penetapan premi, antara lain:

  • Mendapatkan pemerataan¬† biaya, artinya setiap pemegang polis tidak akan membayar kerugian dari masalah yang Anda alami.
  • Premi sebagai jaminan perlindungan dari berbagai macam risiko yang mungkin terjadi.

Cara Menghitung Premi

Untuk menghitung biaya asuransi, maka Anda bisa mengalikan tarif premi asuransi dengan total harga pertanggungan. Besaran tarif berpedoman pada perolehan pertanggungan. Sedangkan untuk harga pertanggungan perhitungannya harga wajar dari benda yang diasuransikan.

Faktor yang Mempengaruhi Besaran Premi

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi besaran premi yang harus Anda bayarkan, antara lain:

Profesi Nasabah

Faktor pertama yang berpengaruh terhadap besaran premi adalah profesi nasabah. Semakin berisiko pekerjaan dari nasabah, maka semakin besar premi yang harus dibayarkan.

Kebiasaan Hidup

Pola hidup atau kesehatan ternyata memberikan pengaruh terhadap besaran premi. Misalnya saja, kebiasaan merokok akan mempengaruhi besaran premi karena akan semakin besar.

Riwayat Kesehatan Nasabah

Faktor terakhir, yakni riwayat kesehatan nasabah akan mempengaruhi besaran premi. Hal ini berkaitan dengan risiko penyakit, baik itu penyakit yang sifatnya ringan hingga berat.

Tips Memilih Premi yang Tepat

Agar tidak salah dalam mengambil keputusan, maka ikuti beberapa tips mendapatkan premi yang tepat, yaitu:

Memahami Produk Asuransi

Untuk memilih besaran premi yang tepat, Anda harus memahami produk asuransi yang akan Anda ambil terlebih dahulu. Anda harus menyesuaikan besaran premi yang akan diambil berdasarkan kemampuan finansial. 

Pasalnya, tidak semua asuransi memerlukan biaya yang besar. Jika Anda cermat, maka bisa mendapatkan asuransi yang terjangkau preminya. Namun, tetap mendapatkan banyak manfaat.

Memiliki Asuransi Sejak Muda

Usia merupakan salah satu faktor dalam menentukan besaran premi. Semakin tua usia, maka semakin besar biaya premi yang harus Anda bayarkan. Sebab, memiliki risiko kesehatan yang lebih tinggi dibandingkan jika memilih asuransi sejak dini.

Oleh karena itu, sebaiknya memilih membeli asuransi sejak usia masih muda. Sehingga Anda bisa mendapatkan banyak manfaat, namun cukup membayar dengan premi yang terjangkau.

Memilih Produk Asuransi Kesehatan dan Kejiwaan Murni

Tips terakhir, yaitu memilih jenis premi asuransi kesehatan atau kejiwaan murni. Apabila Anda hanya butuh pertanggungan, maka bisa memilih premi yang tidak memiliki fitur pengembalian investasi premi kepada nasabah. Sebab, premi memiliki harga yang murah.

Rincian biaya asuransi ternyata memiliki komponen yang mempengaruhi besarannya. Selain itu, tips memilih besaran biaya sebelum memilih asuransi penting untuk Anda pahami.

 

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *