Pengertian Proof of Stake

Proof of stake adalah sebuah algoritma untuk mendapatkan sebuah konsensus yang mengharuskan para pengguna dalam hal ini adalah validator untuk mempertaruhkan beberapa token supaya bisa mendapatkan peluang dalam memverifikasi transaksi serta memperoleh imbalan.

Secara singkat di sini algoritma tersebut mengandalkan beberapa token yang dimiliki oleh para pengguna di dalam sistem serta menggunakan validator transaksi di dalam blockchain berdasarkan atas hal tersebut.

Apa itu Proof of Stake

Di dalam dunia crypto itu sendiri istilah stake lebih mengacu pada mata uang crypto disimpan dan dimiliki oleh para pengguna di dalam sistem agar ikut serta di dalam verifikasi serta validasi di dalam transaksi.

Mekanisme kompleks tersebut dilakukan guna mencapai konsensus distribusi yaitu sebuah kondisi di mana sistem tersebut berjalan secara aman dan juga terdesentralisasi oleh karena verifikasi transaksi dilakukan oleh para pengguna yang lain.

Di dalam sistem Proof of stake tak ada penambang yang berlomba-lomba dalam memakai daya komputer supaya bisa memproses transaksi serta memperoleh imbalan dari sana.

Sistem pembuatan blok baru dalam mekanisme Proof of stake tersebut dilakukan dengan cara acak, tapi lebih terukur. Sehingga nantinya tidak akan menguras daya energi listrik yang lebih tinggi. Hal tersebut menjadikan tentunya lebih ramah lingkungan jika dibandingkan dengan POW.

Selain itu juga di dalam sistem Proof of stake siapapun nantinya bisa menjadi validator transaksi asalkan di sini mereka mempunyai token di dalam jumlah tertentu sebagai bentuk syarat. Sistem Proof of stake sendiri kurang mengandalkan proses penambangan di dalam penciptaan ruang baru sehingga tidak disebut sebagai kegiatan penambangan melainkan kegiatan dicetak.

Menambang blok baru dengan menggunakan pekerjaan komputasi tersebut sistem Proof of stake mengharuskan para pengguna dalam menunjukkan kepemilikan beberapa aset kripto. Sistem itu sendiri awal kali diperkenalkan di dalam sebuah jurnal ilmiah tepatnya yaitu pada tahun 2012. Sistem itu sendiri diciptakan untuk dapat menyelesaikan beberapa problem konsumsi energi yang terlalu tinggi oleh karena penambangan menggunakan Bitcoin.

Di dalam metode POS sendiri penambang itu dikenal dengan nama validator yang mana hal itu akan mempertaruhkan token milik mereka untuk berpartisipasi di dalam verifikasi transaksi. Token yang dipertaruhkan di dalam sistem tersebut nantinya akan disimpan sebagai jaminan selama pemakai masih menjadi seorang validator.

Validator memverifikasi validasi transaksi untuk sebuah blog menandatangani serta mendaftarkan blog baru dalam jaringan untuk validasi.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.